Eliza Kissya: Ia yang Dapat Memanggil Ikan

Lukisan Eliza Kissya oleh Peter Gentur (Taring Padi)

Traveljunkieindonesia.com– Anda akan segera dapat mengenali Eliza Kissya, dengan baju hitam-hitamnya dan aksen warna merah yang selalu dipakainya sehari-hari. Anda juga dapat langsung mengenali tas ukulele yang selalu dibawanya kemanapun ia pergi. Ia selalu memakai topi untuk menutupi kepalanya yang sudah tak berambut. Semua orang memanggilnya Om Eli.

Ia menjadi malu ketika ditanya untuk menuliskan namanya karena pengejaan yang seharusnya Elia menjadi Eliza. “Orang-orang selalu berpikir saya ini perempuan sebelum bertemu saya.” Elisa Kissya adalah Kewang (polisi adat) Haruku di Maluku Tengah. Ia adalah generasi keenam dari Kewang Haruku. Ia juga dikenal sebagai sang pemanggil ikan.

Continue Reading

10 Things to Do in Tobelo

Traveljunkieindonesia.com – The Tobelo is centred on the largest town in Halmahera Island. The town itself is also called Tobelo, and is a major transport hub for north-eastern Halmahera – but pretty it isn’t.

However the surrounding area is more attractive with fine beaches, pretty off-shore islands, jungle-clad hills and a volcano.  So, here are 10 Things to Do in Tobelo:

Continue Reading

Top 10 Travel Songs in North Halmahera Trips

Traveljunkieindonesia.com – Music helps us connect to others-to fellow travelers who might share our taste in songs and to locals who might not speak our language but can carry the rhythm.

For those of us with gypsy blood, music can speak to who we are and why it is that we can never seem to settle down. Music engenders a desire to see a new place, or to travel simply for the joy of the journey.

Continue Reading

Tobelo : Festival Kuliner Nusantara

Traveljunkieindonesia.com – Ho Tu! Festival Kuliner Nusantara adalah salah satu acara di dalam KMAN IV yang dilaksanakan pada tanggal 22 April 2012 di Tobelo, Halmahera Utara.

Festival Kuliner Nusantara menyajikan berbagai jenis masakan tradisional yang khas dari berbagai komunitas masyarakat adat di nusantara. Masakan yang disajikan diolah oleh utusan masyarakat adat dengan menggunakan bahan-bahan yang dihasilkan dan dibawa dari kampung masing-masing yang bukan didapat dari pasar terutama untuk bahan-bahan yang secara khusus hanya terdapat dikomunitasnya.

Continue Reading

Masyarakat Adat dan Konservasi berbasis Kearifan Tradisional

Travel Junkie Indonesia with Tobelo Dancer (Image courtesy of Rahung)

Traveljunkieindonesia.com – Sarahsehan Kongres Nasional AMAN IV pada tanggal 21 April 2012 bertempat di Aula Dabiloha membahas tentang strategi memperkuat hak-hak masyarakat adat dan konservasi berbasis kearifan tradisional.

Workshop yang diselenggarakan oleh AMAN, PEMDA Halmahera Utara, dan WWF menjadi sangat menarik ketika pembahasan tentang berbagai persoalan yang berkaitan dengan konservasi dan masyarakat adat terangkat ke permukaan publik.

Continue Reading

Pengembangan Terpadu Ekonomi Kreatif & Pariwisata Berbasis Kearagaman Budaya

Traveljunkieindonesia.com – Pada tanggal 20 April 2012, Travel Junkie Indonesia menghadiri sebuah workshop di Balai Pertemuan Tanjung Pilawang, Tobelo, Halmahera Utara.

Mitos-mitos Nusantara dijadikan sebagai pengembangan terpadu ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis keragaman budaya tanah air. Budaya Adat Nusantara memiliki nyawa dan layak dipopulerkan secara mendunia. Budaya adat Nusantara hilang, harga diri bangsa ikut hilang.

Continue Reading

Pembukaan Kongres AMAN IV ditandai dengan Ritual Air Nusantara

Traveljunkieindonesia.com – 1.669 suku dari seluruh Indonesia ambil bagian dalam Kongres Nasional AMAN IV pada tanggal 19 April 2012 ditandai dengan Ritual Air Nusantara yang dihelat di Tobelo, Kab. Halmahera Utara.

“Air yang diambil dari berbagai mata air di setiap daerah, dibawa oleh para peserta Kongres untuk kemudian ditumpahkan di Monumen Air Nusantara. Diharapkan persatuan masyarakat adat Nusantara akan dimulai dengan menyatukan air-air mereka di Tobelo dalam ritual tersebut.” kata ketua AMAN Maluku Utara di Tobelo.

Continue Reading

@SoloParagon Hotel & Residences : Discover Solo’s One Stop Living Experience

Traveljunkieindonesia.com – I love a good trip! Welcome to the city of royal heritage. We took 11 days trip to Solo city with tagline Spirit of Java, and it was AMAZING. Famous as a city that is fiercely proud of its Javanese traditions, the regal city of Solo or Surakarta is known throughout Indonesia as a strong upholder of Javanese culture.

A visit here is a chance to connect with and take in the sights and sounds of ancient Javanese culture. You’ll need at least a few days to explore the city to wander around and discover all the vibrant old markets, busy street life and ancient buildings.

Continue Reading

18 Things to Do in Solo

Traveljunkieindonesia.com – Surakarta, often called Solo and less commonly Sala, is a city in Central Java, Indonesia. As well as visitors to its two beautiful palaces, Solo attracts many students and scholars to its academies of music and dance.

The city is an excellent place to see traditional performing arts, and traditional crafts, especially batik, are also well represented, as Solo is a major textile centre.

Continue Reading

Top 10 Countries for Outdoor Adventure Travel

Skiing at Carstensz Pyramid (Image courtesy of Olof Sundström & Martin Letzter)

Traveljunkieindonesia.com – You can experience great outdoor adventures in many countries but there are some countries that outdoor enthusiasts and adventurers should definitely travel to.

Top 10 Countries for Outdoor Adventure Travel (In No Particular Order)

Continue Reading

Back to Basics in Cengklik Sunset

Traveljunkieindonesia.com – Everyday is like sunday, I’m loving the natural colour palette for this season – especially exotic whites, off exotic whites, nudes and sunset.

I took a stroll in the reservoir, and I just sat on the warm boat, under the exotic and sexy sky. Silenced by the sunset. An expanse of natural scenery with a vast reservoir set in two pieces of the mountain that is Mount Merapi and Mount Merbabu.

Continue Reading

The Travel Junkie Moment in Karimunjawa National Park

Traveljunkieindonesia.com – Karimunjawa National Park is one of the six marine national parks in Indonesia and was among the first areas recognised as being important for conservation and marine biodiversity protection.

The population of Karimunjawa District is 8,882,most of whom are fishermen. Karimunjawa community consists of many ethnic groups such as Javanese, Madurene, Bugis, Mandar, Bajak, and Luwu.

Continue Reading